
Petenis Indonesia Janice Tjen mendapat ujian berat pada babak pertama US Open 2026. Janice akan menghadapi petenis Rusia Mirra Andreeva, yang berstatus unggulan kelima sekaligus juara French Open 2026, di Louis Armstrong Stadium, Selasa (1/9/2026).
Pertandingan ini menjadi tantangan besar bagi Janice setelah perjalanan kariernya berkembang pesat dalam satu tahun terakhir.
Setahun lalu, Janice tampil di US Open sebagai petenis yang masih berada di luar peringkat 140 dunia. Ia bahkan belum pernah tampil di babak utama turnamen level Tour.
Namun, Janice mampu membuat kejutan di Flushing Meadows. Ia melewati tiga babak kualifikasi sebelum mengalahkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama petenis Indonesia di babak utama US Open dalam lebih dari dua dekade.
Sejak saat itu, perkembangan Janice terus meningkat. Petenis berusia 24 tahun tersebut berhasil meraih gelar WTA pertamanya di India pada akhir musim lalu dan kini menempati peringkat ke-35 dunia.
Pelatih Soroti Perkembangan Janice Tjen
Pelatih Janice, Chris Bint, menilai anak asuhnya menunjukkan perkembangan signifikan sejak tampil di US Open tahun lalu.
Menurut Bint, salah satu hal yang paling menonjol dari Janice adalah kemauan untuk terus belajar dan menerima arahan selama menjalani tur.
"Saya paling terkesan dengan kemauan dan kemampuannya menerima arahan setiap hari. Dia terus berusaha belajar, tumbuh dan berkembang meski harus berada di perjalanan selama 45 pekan dalam setahun," ujar Bint kepada Ubitennis.
Bint menyebut Janice masih perlu mengembangkan sejumlah aspek permainan. Salah satunya adalah kemampuan bertahan dan mengambil keputusan dari belakang baseline ketika menghadapi tempo permainan yang lebih tinggi.
Tim pelatih juga terus mengembangkan variasi forehand Janice, termasuk menentukan momen yang tepat untuk bermain dengan variasi atau langsung melakukan serangan.
Pada sektor backhand, Janice diarahkan untuk lebih sering menggunakan slice untuk mengubah tempo permainan. Pukulan backhand dua tangan juga terus dikembangkan agar mampu menyerap sekaligus mengarahkan kembali bola dengan kecepatan tinggi.
Menariknya, tim Janice juga memiliki target untuk meningkatkan kecepatan servis pertamanya hingga mencapai 200 km/jam.
Janice Tjen Hadapi Unggulan Kelima
Perjalanan Janice di US Open 2026 akan langsung menghadapkan dirinya dengan salah satu pemain terbaik dunia.
Mirra Andreeva datang sebagai unggulan kelima sekaligus juara French Open 2026. Keduanya juga sudah pernah bertemu sebelumnya. Pada Cincinnati Open 2026, Janice terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Andreeva.
Janice sendiri mengawali pekan US Open dengan catatan 11 kemenangan dan 21 kekalahan. Enam kekalahan di antaranya terjadi saat menghadapi pemain yang ketika itu berada di 20 besar dunia. Ia juga pernah kalah dari mantan petenis nomor satu dunia, Karolina Pliskova.
Meski demikian, Janice telah empat kali mencapai babak 16 besar sepanjang musim 2026. Salah satunya terjadi di Monterrey Open sebelum langkahnya dihentikan Yuliia Starodubtseva.
Kini, Janice kembali ke panggung US Open dengan status yang berbeda.
Dari petenis yang tahun lalu harus melewati babak kualifikasi, kini ia datang sebagai peringkat 35 dunia dan harus menghadapi unggulan kelima pada pertandingan pertamanya.
Pertandingan Janice Tjen vs Mirra Andreeva akan menjadi salah satu ujian terbesar dalam perjalanan karier petenis Indonesia tersebut di US Open 2026.




Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *